Selasa, 13 November 2012

BERKEMAH, KELAS 4 SEM 2

Standar Kompetensi :
Mempraktikkan kegiatan berkemah di lingkungan sekitar sekolah dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya
Kompetensi Dasar :

-Mempraktikkan berbagai keterampilan yang sesuai untuk  kegiatan perkemahan, serta nilai kerja sama, tanggungjawab, disiplin, dan mengikuti aturan
-Mempraktikkan aktivitas jasmani yang berisi tantangan dalam perkemahan
-Mempraktikkan pola hidup sehat


A. Keterampilan Kegiatan Berkemah

Berkemah adalah kegiatan yang dilakukan di luar kelas yaitu di alam terbuka. Kegiatan ini berguna untuk melatih kemandirian, keberanian, tanggung jawab, disiplin, dan kebersamaan. Berkemah juga dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam, karena siswa akan merasa lebih dekat dengan alam.

Kegiatan berkemah memerlukan persiapan dan rencana yang matang. Keterampilan-keterampilan di dalamnya juga akan menambah wawasanmu. Hal-hal
yang harus kamu perhatikan adalah sebagai berikut.

1. Pemilihan lokasi untuk berkemah
Ketika memilih lokasi berkemah, kamu harus memerhatikan hal-hal di bawah ini.
a. Tentukan lokasi yang aman untuk berkemah.
b. Usahakan lokasi dekat dengan sumber air bersih.
c. Jangan berkemah di daerah rawan bencana.
d. Jangan berkemah di bawah pohon besar.
e. Jangan berkemah di tepi sungai.

2. Peralatan serta perlengkapan berkemah
Selain perlengkapan kelompok, kamu juga harus membawa perlengkapan pribadi.
a. Perlengkapan pribadi
Perlengkapan pribadi adalah perlengkapan yang harus kamu bawa sendiri. Contoh perlengkapan
pribadi yang biasa dibawa saat berkemah, antara lain sebagai berikut.
Pakaian pribadi.
Perlengkapan mandi.
Perlengkapan makan dan minum.
Perlengkapan tulis-menulis.
Obat-obatan.
Peralatan pelindung, seperti jaket, jas hujan, dan senter.
Bawalah perlengkapan pribadi yang praktis, ringan, dan mudah dibawa.


b. Peralatan dan perlengkapan regu
Peralatan dan perlengkapan regu terdiri atas tenda, alas, tiang, bambu, kompas, palu, pasak, tali, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, dan perlengkapan memasak. Jumlah perlengkapan yang dibawa oleh setiap regu harus sesuai dengan jumlah anak/peserta yang mengikuti kemah.


3. Penyusunan jadwal
Dalam menyusun jadwal kegiatan, yang harus diperhatikan adalah waktu, hari, cuaca, dan kondisi lokasi yang akan ditempati. Jadwal harus disusun, mulai dari persiapan, waktu berkemah, kegiatan dalam berkemah dari awal hingga akhir kegiatan.

4. Keterampilan dalam berkemah
Keterampilan-keterampilan yang dapat kamu praktikkan dalam kegiatan perkemahan antara lain
sebagai berikut.
Mendirikan tenda, meliputi cara membuat berbagai simpul tali-temali, membuat ikatan pada pasak, dan juga menyambung kayu dengan tali.
Memasak dengan menggunakan bahan bakar dan peralatan sedehana.
Dapat melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Menggunakan kompas dan membuat peta sederhana.
Aktivitas fisik, seperti outbound, penjelajahan dan mendaki gunung.

B. Tantangan dalam Kegiatan Berkemah

Banyak kegiatan yang dapat dikerjakan selama berkemah. Kegiatan berkemah dapat juga diisi dengan acara yang merupakan tantangan untuk peserta. Adanya tantangan bertujuan untuk menguji mental dan kepemimpinan peserta. Contoh kegiatan tantangan dalam kemah adalah sebagai berikut.

1. Penjelajahan
Salah satu kegiatan berkemah yang cukup menantang adalah penjelajahan. Kegiatan penjelajahan dilakukan secara berkelompok, dan harus mengerjakan tugas tertentu. Oleh sebab itu, kegiatan penjelajahan dapat melatih kemampuan menyelesaikan masalah. Untuk dapat mencapai finish (garis akhir), peserta harus menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Peserta juga harus membaca tanda-tanda di setiap rute yang mereka lalui. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan penjelajahan, yaitu sebagai berikut.
Menentukan rute yang aman dilewati.
Membaca tanda di setiap rute.
Menaati peraturan.
Ketika melakukan penjelajahan, ikuti segala peraturan, agar kamu dan kelompokmu tidak tersesat/salah jalan. Berhati-hatilah saat menjelajah. Jangan sampai tergelincir, atau jatuh.



Tanda-tanda atau sandi dalam penjelajahan.


2. Membuat api unggun
Dalam kegiatan berkemah, acara api unggun adalah bagian yang paling menarik. Acara ini dilakukan pada waktu malam hari. Selain untuk menghangatkan badan, acara api unggun bertujuan untuk menghangatkan suasana di malam hari.


Biasanya pada saat acara api unggun, ditampilkan pula atraksi-atraksi dari peserta, sehingga bisa menghibur dan menambah keakraban di antara peserta. Supaya acara api unggun menjadi acara yang menyenangkan dan juga aman, kamu perlu memerhatikan hal-hal berikut ini.


Jauhkan api unggun dari tenda.
Jangan membuat api unggun di tempat yang banyak tumbuhannya
Siapkan kayu bakar dan minyak tanah.
Jangan menyalakan api terlalu besar, karena hal itu bisa membahayakan kamu dan teman-temanmu.
Setelah kegiatan selesai, matikan api dengan cara disiram air, hingga apinya benar-benar mati.

Api unggun kadang-kadang sulit sekali dinyalakan. Penyebab api sulit menyala antara lain karena adanya angin kencang, kabut, kayu bakar masih basah, udara sekitar yang sangat lembab, dan lokasi yang kurang mendapatkan udara bersih.Bahan makanan, seperti ubi jalar, singkong, atau jagung bisa dibakar dengan api unggun.Kamu juga bisa memanggangnya di atas api unggun. Alat masak seperti panic dan wajan juga bisa digunakan di atas perapian dengan bantuan penumpu dari batu atau kayu.


C. Pola Hidup Sehat Selama Berkemah
Setiap orang pasti menginginkan badan yang sehat dan kuat. Untuk itu, kamu perlu menerapkan cara hidup sehat dan teratur, begitu pula saat berada di lingkungan perkemahan. Kebiasaan hidup sehat yang bisa kamu terapkan selama berkemah, antara lain seperti berikut.
Mengatur jadwal kemah dengan baik, sehingga pembagian waktu untuk kegiatan, istirahat, dan makan seimbang.
Menyusun menu makanan dengan kandungan gizi yang seimbang.
Menyediakan air minum yang bersih.
Menjaga kebersihan pribadi dengan cara mandi sebanyak 2 kali sehari, menggosok gigi setiap selesai makan dan sebelum tidur, dan mengganti pakaian yang kotor.
Menjaga kebersihan tempat kemah dengan cara menyediakan tempat sampah, mencuci peralatan masak dan peralatan makan, serta membuang sampah pada tempatnya.
Melakukan kegiatan olahraga.


Tidur cukup waktu dan tidak larut malam.
Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
Merapikan tempat kemah, di dalam ataupun di luar tenda.
Menyediakan tempat mandi dan jamban yang bersih.



Jangan mandi disungai, karena selaintempatnya kurang layak, airnya juga kotor. Carilah lokasi yang menyediakan kamar mandi, ataudekat dengan kamarmandi umum. Jangan meminum air dari sungai, bawalah tempat minum pribadi dan isilah dengan air minum yang telah dimasak.


SUMBER : Buku Sekolah Elektronik
Mifid dan Najib Sulhan. 2010. Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD-MI Kelas IV. Jakarta : Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar